Enzim dalam proses glikolisis

Terima kasih banyak atas bantuannya yaa Kamis, 05 Desember Glikolisis melibatkan banyak enzim. Glikolisis melibatkan banyak enzim, uraian lebih lengkapnya di bawah ini:. Tahap pertama pada proses glikolisis adalah pengubahan glukosa menjadi glukosa 6-fosfat dengan reaksi fosforilasi. Dalam otak, otot, dan hati terdapat enzim heksesokinase yang multi substrat ini. Disamping itu ada pula enzim-enzim yang khas tetapi juga kepada fruktosa, manosa, dan glukosamin.

Dalam kinase. Hati juga memproduksi fruktokinase yang menghasilkan fruktosafosfat. Enzim heksesokinase dari hati dapat dihambat oleh hasil reaksi sendiri. Jadi apabila glukosafosfat terbentuk dalam jumlah banyak, mak senyawa ini akan menjadi inhibitor bagi enzim heksesokinase tadi. Selanjutnya enzim akan aktif kembali apabila konsentrasi glukosafosfat menurun pada tingkat tertentu. Reaksi berikutnya ialah isomerasi, yaitu pengubahan glukosafosfat menjadi fruktosafosfat, dengan enzim fosfoglukoisomerase.

Enzim ini tidak memerlukan kofaktor dan telah diperoleh dari ragi dengan cara kristalisasi.

Needed me lyrics by rihanna

Enzim fosfuheksoisomerase terdapat jaringan otot dan mempunyai beraat molekul Fosfofruktokinase dapat dihambat atau dirangsang oleh beberapa metabolit, yaitu senyawa yang terlibat dalam proses metabolism ini. Sebagai contoh, ATP yang berlebih dan asam sitrat dapat menghambat,dilain pihak adanya AMP, ADP, dan fruktosafosfat dapat menjadi efektor positif yang merangsang enzim fosfofruktokinase.

Peran Enzim Dalam Metabolisme

Enzim ini merupakan suatu enzim alosterik dan mempunyai berat molekul kira-kira Dalam tahap ini enzim aldolase yang menjadi katalis telah dimurnukan dan ditemukan oleh Warburg. Enzim ini terdapat dalam jaringan tertentu dan dapat bekerja sebagai kaalis dalam reaksi penguraian beberapa ketosa dan monofosfat, misalnya fruktosa-1,6-difosfat, sedoheptulose-1,7- difosfat, fruktosafosfat, eritulosafosfat.

Hasil reaksi penguraian tiap senyawa tersebut yang sama adalah dihidroksi aseton fosfat. Triosafosfat Isomerase. Dalam reaksi penguraian oleh enzim aldolase terbentuk dua macam senyawa, yaitu D-gliseraldehidafosfat dan dihidroksi-aseton fosfat.

Yang mengalami reaksi lebih lanjut dalam proses glikolisis adalah D-gliseraldehidafosfat. Hal ini tidak berllangsung karena dalam sel terdapat enzim triofosfat isomerase yang dapat mengubah dihidrokasetonfosfat menjadi D-gliseraldehidafosfat. Gliseraldehidafosfat Dihidrogenase. Enzim ini bekerja sebagai katalis pada reaksi gliseraldehidafosfat menjadi 1,3 difosfogliserat. Sedangkan gugus fosfat diperoleh dari asam fosfat. Reaksi oksidasi ini mengubah aldehida menjadi asam karboksilat.

Gliseraldehidafosfat dehidrogenase telah dapat diperoleh dalam bentuk Kristal dari ragi dan mempunyai berat molekul Fosfogliseril Kinase. Reaksi yang menggunakan enzim ini ialah reaksi pengubahan asam 1,3-difosfogliserat menjadi asam 3-fosfogliserat.

Oleh karena ATP adalah senyawa fosfat berenergi tinggi, maka reaksi ini mempunyai fungsi untuk menyimpan energy yang dihasilkan oleh proses glikolisis dalam bentuk ATP. Fosfogliseril Mutase. Fosfogliseril mutase bekerja sebagai katalis pada reaksipengubahan asam 3-fosfogliserat menjadi asam 2-fosfogliserat.Glikolisis dapat terjadi pada sel hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme melalui berbagai tahap reaksi.

Proses glikolisis tersebut berlangsung di dalam sitoplasma dengan bantuan beberapa enzim.

enzim dalam proses glikolisis

Baca juga: Glikogenesis, Glikogenolisis dan Glukoneogenesis. Glikolisis ini merupakan tahap pertama dari respirasi aerob yang memproses glukosa menjadi energi. Tahap tersebut akan terjadi apabila ada oksigen di dalam jaringan sehingga di sebut dengan respirasi aerob. Energi dalam bentuk ATP yang dihasilkan dalam proses glikolisis selanjutnya digunakan dalam berbagai proses yang memerlukan energi, sebab ATP adalah molekul penyimpan energi.

Yang mana enzim tersebut bekerja secara bolak-balik. Itu berarti bahwa bisa mengubah gliserildehid 3-fosfat diubah menjadi dihidroksil aseton fosfat. Dalam proses ini terbentuk NADH.

Pengertian dan Proses Glikolisis (LENGKAP!)

Energi yang dilepaskan dalam reaksi ini dalam bentuk ATP. Dalam tahap yang ini juga dihasilkan ATP. Pada keadaan yang terdapat oksigen, asam piruvat yang ada kemudian akan masuk dalam tahap dekarboksilasi oksidatif serta siklus krebs guna memperoleh energi yang lebih lanjut.

Akan tetapi dalam kondisi yang tidak terdapat oksigen, asam piruvat tersebut akan mengalami proses fermentasi homolaktat atau yang sering disebut dengan fermentasi alkohol.

Rifled shotgun slug mold

Yang mana kedua jenis fermentasi tersebut adalah suatu proses menghasilkan energi tanpa adanya oksigen sehingga disebut juga sebagai respirasi anaerob. Pada fermentasi homolaktat dapat terjadi pada mikroorganisme serta hewan. Yang mana hasil akhir dari proses tersebut berupa asam laktat yang tertimbun dalam jaringan serta dapat mengakibatkan adanya rasa lelah. Ketika seseorang berolahraga, maka kebutuhan oksigen tidak akan tercukupi hanya dari pernafasannya saja. Untuk itu jaringan tidak akan menjalankan respirasi aerob.

Baca juga: Pengerian dan Tahapan Katabolisme. Dengan demikian proses yang terjadi berupa fermentasi homo laktat.Tahapan Glikolisis — Kembali lagi bersama dosenpintar. Oh iya, pada kesempatan ini penulis lagi dan kembali akan membagikan sebuah artikel terbaru dengan segudang ilmu pengetahuan yang dapat sobat dapatkan.

Glikolisis merupakan sebuah proses dari pemecahan glukosa gula pada tingkatan sel. Pemecahan dari glukosa ini pada saat proses sedang berlangsung dengan cara sistematis menjadi bagian asam piruvat dan juga energi di dalam bentuk NADH dan juga ATP. Sebagian besar dari sel mempunyai fungsi yang paling penting dari proses glikolisis adalah untuk proses memetabolisme glukosa untuk dapat menciptakan senyawa 3 karbon yang bisa dimanfaatkan oleh jalur lain.

Produk akhir dari proses glikolisis aerobik adalah piruvat. Piruvat bisa dimetabolisme oleh berbagai dehidrogenase piruvat untuk dapat membentuk asetil koenzim A atau asetil CoA. Dimana pada energi yang kita perlukan, asetil CoA ini dimetabolisme oleh berbagai siklus Krebs untuk dapat memproduksi oleh karbon dioksida dan juga jumlah besar dari ATP. Pada saat sel tidak lagi memerlukan energi, asetil CoA bisa digunakan sebagai mensintesis lemak dan asam amino.

Reaksi ini dapat dibantu oleh berbagai enzim heksokinase yang dapat memisahkan satu kelompok dari fosfat dan dari ATP serta menambahkan ke glukosa, kemudian mengubahnya menjadi zat glukosa 6-fosfat.

Secara menyeluruh dapat diringkas :. Tahap kedua yaitu pembuatan zat fruktosa 6-fosfat. Mengubah glukosa 6-fosfat menjadi fruktosa 6-fosfat. Fruktosa 6-fosfat ini merupakan isomer Isomer ialah jenis molekul yang berbeda dengan rumusan molekul yang sama jenis namun susunan atomnya yang berbeda. Dapat diringkas dengan reaksi kimia :. Tahap ketiga Fruktosa isomer 6-fosfat akan berubah menjadi fruktosa 1, 6-difosfat dengan dilakukan penambahan kelompok zat fosfat.

Lalu selanjutnya pada konversi ini dapat diproses dankemudian dibantu oleh para enzim fosfofruktokinase dengan memfungsikan dan memanfaatkan satu molekul ATP. Dengan ringkasan reaksi kimia sebagai berikut.

Pada tahap ini enzim aldolase akan memisahkan Fruktosa 1, 6-difosfat untuk menjadi dua molekul dari gula yang berbeda, kedua isomer satu dengan yang lain. Gliseraldehida fosfat dan juga fosfat dihidroksiaseton ini merupakan hasil dari pembentukan gula. Dengan reaksi :. Fosfat dari dihidroksiaseton adalah sebuah molekul hidup yang pendek.

Yang dapat dibentuk dan juga diproses dengan sangat cepat, kemudian dapat diubah menjadi fosfat gliseraldehida oleh zat enzim fosfat triose.Glikolisis terjadi pada sel mikroorganisme, tumbuhan, dan hewan melalui 10 tahap reaksi. Proses ini terjadi di sitoplasma dengan bantuan 10 jenis enzim yang berbeda. Glikolisis merupakan tahapan pertama dari respirasi aerob untuk memproses gula menjadi energi dalam bentuk ATP adenosin trifosfat.

ATP yang dihasilkan dalam glikolisis akan digunakan untuk berbagai proses yang membutuhkan energi, karena ATP merupakan molekul penyimpan energi.

Proses glikolisis Alur langkah glikolisis adalah sebagai berikut. Tahap pertama, glukosa akan diubah menjadi glukosa 6-fosfat oleh enzim hexokinase. Tahap ini membutuhkan energi dari ATP adenosin trifosfat. Glukosa 6-fosfat akan diubah menjadi fruktosa 6-fosfat yang dikatalisis oleh enzim fosfohexosa isomerase.

Fruktosa 6-fosfat akan diubah menjadi fruktosa 1,6-bifosfat, reaksi ini dikatalisis oleh enzim fosfofruktokinase. Dalam reaksi ini dibutuhkan energi dari ATP. Fruktosa 1,6-bifosfat 6 atom C akan dipecah menjadi gliseraldehida 3-fosfat 3 atom C dan dihidroksi aseton fosfat 3 atom C. Reaksi tersebut dikatalisis oleh enzim aldolase. Satu molekul dihidroksi aseton fosfat yang terbentuk akan diubah menjadi gliseraldehida 3-fosfat oleh enzim triosa fosfat isomerase.

Pull hair out slang meaning

Enzim tersebut bekerja bolak-balik, artinya dapat pula mengubah gliseraldehida 3-fosfat menjadi dihdroksi aseton fosfat. Gliseraldehida 3-fosfat kemudian akan diubah menjadi 1,3-bifosfogliserat oleh enzim gliseraldehida 3-fosfat dehidrogenase. Pada reaksi ini akan terbentuk NADH. Kemudian 1,3 bifosfogliserat akan diubah menjadi 3-fosfogliserat oleh enzim fosfogliserat kinase. Para reaaksi ini akan dilepaskan energi dalam bentuk ATP. Kemudian 3-fosfogliserat akan diubah menjadi 2-fosfogliserat oleh enzim fosfogliserat mutase.

Etyka zawodów prawniczych metoda case study

Kemudian 2-fosfogliserat akan diubah menjadi fosfoenol piruvat oleh enzim enolase. Fosfoenolpiruvat akan diubah menjadi piruvat yang dikatalisis oleh enzim piruvat kinase. Dalam tahap ini juga dihasilkan energi dalam bentuk ATP.

Yang perlu diperhatikan adalah pada langkah ke-6 hingga ke Langkah-langkah tersebut terjadi dua kali karena terbentuk dua gliseraldehida 3-fosfat dari pemecahan fruktosa 1,6-bifosfat. Oleh karena itu dua molekul gliseraldehida 3-fosfat masing-masing akan menjalani langkah 6 hingga 10 tersebut.

enzim dalam proses glikolisis

Hasil Akhir Glikolisis Satu molekul asam piruvat yang dihasilkan memiliki total energi tersimpan kira-kira sebesar kcal, sedangkan energi yang tersimpan dalam satu molekul glukosa sekitar kcal. Sehingga energi yang tersimpan dalam dua molekul asam piruvat lebih besar daripada satu molekul glukosa sebagai bahan dasarnya. Dalam tahap awalnya, proses glikolisis membutuhkan dua ATP sebagai sumber energi.

Namun dalam tahap selanjutnya, glikolisis akan menghasilkan ATP yang dapat digunakan untuk membayar hutang ATP yang telah digunakan di awal dan masih ada sisa ATP yang dapat digunakan untuk fungsi yang lain. Jadi dalam glikolisis, terjadi surplus ATP, lebih banyak ATP yang dihasilkan daripada yang digunakan dalam proses tersebut.

Perjalanan Asam Piruvat Selanjutnya Dalam keadaan terdapat oksigen, asam piruvat akan masuk tahap dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs untuk membentuk energi lebih lanjut.March 31, 3 min read. Tahapan Glikolisis — Pemecahan dalam sebuah glukosa dalam piruvat menyebabkan hilangnya energi dalam bentuk ATP atau adenosin trifosfat. ATP dianggap sebagai sumber energi terpenting bagi sel untuk keperluan metabolisme. TP yang dihasilkan terhadap glikolisis digunakan dengan berbagai proses yang dapat membutuhkan energi karena ATP adalah molekul untuk penyimpanan energi.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Tahapan Glikolisis. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Glikolisis terjadi dalam sel mikroorganisme, tumbuhan, dan hewan dalam 10 tahap reaksi. Proses ini berlangsung di sitoplasma dalam sebuah bantuan 10 jenis enzim. Glikolisis adalah tahap pertama respirasi aerobik, di mana gula dalam bentuk ATP adenosin trifosfat diubah menjadi energi. Pernafasan aerobik Anda sendiri berlangsung dalam empat tahap, yaitu glikolisis, siklus kanker, dekarboksilasi oksidatif, dan transpor elektron. Semua dalam kehidupan di bumi memiliki glikolisis.

Dalam sebuah tahap glikolisis tidak membutuhkan oksigen dan tidak menghasilkan banyak energi. Tahap glikolisis adalah awal dari napas sel. Glikolisis yakni akan terjadi di sitoplasma dan hasil akhirnya adalah glikolisis dalam bentuk senyawa asam piruvat.

enzim dalam proses glikolisis

Glikolisis memiliki sifat-sifat termasuk dalam glikolisis dapat berupa anaerob atau anerob, glikolisis termasuk enzim ATP dan ADP. Dalam sel eukariotik, glikolisis terjadi di sitoplasma sitosol.

Glikolisis berlangsung lebih dari 10 tahap, yang terdiri dari 5 tahap konsumsi energi dan 5 tahap pelepasan energi. Jalur glikolisis atau glikolitik adalah rangkaian reaksi sepuluh langkah yang mengubah molekul glukosa atau gula terkait menjadi dua molekul piruvat dengan membentuk dua molekul ATP.

Jalur glikolisis tidak membutuhkan oksigen, yang terjadi pada kondisi aerob maupun anaerob. Semua keadaan antara dengan cara ini memiliki 3 atau 6 atom karbon. Semua reaksi yang terlibat dalam jalur glikolisis dapat dibagi menjadi lima kategori yakni transfer fosfor, degradasi aldol, isomerisasi, pergeseran fosfor, dan dehidrasi. Terdapat berbagai jenis proses dan tahapan dalam glikolisis ini, berikut ialah penjelasan selengkapnya:.

Dalam sebuah tahap produksi fruktosa 6-fosfat.Glikolisis berasal dari kata glukosa dan lisis pemecahanadalah serangkaian reaksi biokimia di mana glukosa dioksidasi menjadi molekul asam piruvat.

Glikolisis adalah salah satu proses metabolisme yang paling universal yang kita kenal, dan terjadi dengan berbagai variasi di banyak jenis sel dalam hampir seluruh bentuk organisme. Proses glikolisis sendiri menghasilkan lebih sedikit energi per molekul glukosa dibandingkan dengan oksidasi aerobik yang sempurna. Energi yang dihasilkan disimpan dalam senyawa organik berupa adenosine triphosphate atau yang lebih umum dikenal dengan istilah ATP dan NADH.

Selain itu juga terdapat lintasan Entner—Doudoroff yang ditemukan oleh Michael Doudoroff dan Nathan Entner terjadi hanya pada sel prokariotadan berbagai lintasan heterofermentatif dan homofermentatif. Ringkasan reaksi glikolisis pada lintasan EMP adalah sebagai berikut: [1] [2]. Sedangkan ringkasan reaksi dari glikolisis, siklus asam sitrat dan fosforilasi oksidatif adalah: [3].

Karbohidrat sakarida atau gula yang kita makan sebagai sumber energi masuk ke dalam tubuh dalam bentuk senyawa kompleks, seperti disakarida maltosa dan laktosa dan polimer pati amilosa dan amilopektin.

Agar dapat digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan energi, senyawa karbohidrat yang diserap dari dinding saluran pencernaan harus dipotong menjadi senyawa gula sederhana yang disebut monosakaridaseperti glukosa.

Pencernaan polimer karbohidrat dimulai di mulut. Di dalam mulut, terdapat enzim amilase yang dapat membantu memotong polimer karbohidrat menjadi struktur yang lebih sederhana. Pada tahap selanjutnya, pencernaan karbohidrat kompleks berlanjut di daerah lambung. Enzim amilase yang masih ada akan segera berhenti bekerja karena pH lambung yang sangat asam. Selain karbohidrat, beberapa senyawa lain, seperti protein dan lemak, akan dicerna tubuh dengan bantuan enzim protease dan lipase.

Enzim ini dihasilkan di pankreas dan memiliki aktivitas yang sama dengan enzim amilase yang ada di mulut. Secara garis besar, enzim ini akan memecah disakarida dan oligosakarida menjadi monosakarida. Enzim lain yang turut membantu pemecahan molekul kompleks karbohidrat di usus adalah maltasesukraselaktasedan trehelase.

Senyawa ini kemudian diedarkan ke seluruh tubuh dan akan dikonversi menjadi asam lemak, asam aminoglikogen, dan lain-lain. Di dalam tubuh, glukosa akan dioksidasi untuk menjadi senyawa lain sesuai dengan keperluan masing-masing sel, seperti asam laktat dan asam piruvat. Glikolisis terjadi di sitosol dan merupakan langkah awal dari proses produksi energi utama di dalam tubuh manusia dimana asam piruvat menjadi salah satu senyawa prekursor terpenting. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.

Belum Diperiksa. Molecular Biology of the Cell - Fig. An outline of glycolysis edisi ke Garland Science. Diakses tanggal Elmhurst College; Charles E.

Mentos and coke rocket gone wrong

Diarsipkan dari versi asli tanggal Kategori : Metabolisme. Ruang nama Halaman Pembicaraan. Tampilan Baca Sunting Sunting sumber Versi terdahulu. Warung Kopi Portal komunitas Bantuan. Wikimedia Commons. Fosforilasi substrat. Reaksi ini menjaga kadar gula dalam sitoplasma tetap rendah sebagai stimulasi agar asupan ke dalam sitosol tetap mengalir melalui GLUT dan mencegah glukosa untuk keluar kembali ke dalam periplasma.

Glukosa-6 fosfat. Fruktosa-6 fosfat. Fosfoglukosa isomerase.Peran Enzim Dalam Metabolisme — Sebelum aku membahas tentang peran enzim dalam metabolisme sebaiknya anda harus tahu apa itu metabolisme. Metabolisme merupakan suatu reaksi kimia yang terjadi pada tubuh. Pada proses metabolisme akan terjadi perubahan senyawa kimia yang akan melibatkan biokatalisator yang membuat cepatnya laju metabolisme yaitu enzim. Metabolisme juga bisa berlangsung tanpa adanya enzim, tetapi laju dari kecepatan metabolisme tersebut akan lambat dan membuat proses reaksi kimia akan berlangsung sangat lama.

enzim dalam proses glikolisis

Untuk mengetahui peran enzim lebih lanjut sebaiknya anda membaca artikel ini sampai selesai. Penemuan dari enzim ini telah dilakukan sekitar abad ke 18 awal yang merupakan hasil dari temuan terhadap proses fermentasi yang dilakukan oleh ragi. Pemahaman dari peranan enzim juga berlangsung di abaf Para ahli telah menemukan bahwa enzim mempunyai fungsi dalam setiap metabolisme yang ada di dalam tubuh.

Temuan tersebut juga hanya ditemukan pada makhluk hidup uniseluler dan juga multiseluler. Enzim yang didapatkan juga dari organisme melalui proses sintesis protein. Aktifitas dari katalitik enzim masih bisa terjadi walaupun enzim sudah di ekstrak dari tubuh organisme tersebut.

Oleh karena itu enzim digunakan untuk membantu proses metabolisme non seluler. Enzim terdiri dari struktur yag holoenzim yaitu enzim mempunyai struktur dengan kumpulan enzim penyususn utama dan non protein berfungsi untuk membedakan enzim dan bukan enzim.

Media Pembelajaran Metabolisme 2 - Kelas Daring Biologi SMA Kelas XII

Keduanya merupakan gabungan dari enzim tersebut akan membantu tubuh dalam proses reaksi kimia namin enzim tidak ikut bereaksi. Metabolisme sendiri akan terbentuk saat melibatkan 2 gabungan enzim ini. Proses metabolisme dengan memakai enzim akan lebih cepat dibandingkan tidak dengan enzim. Itulah peranan enzim sangatlah penting untuk pembentukan metabolisme di tubuh manusia, Saat metabolisme menggunakan enzim, substrat akan berikatan dulu dengan enzim. Lalu enzim akan mengubah substrat tersebut menjadi produk yang akan di ikat oleh tubuh.

Lalu produk yang diinginkan sudah jadi, substrat akan kembali menjadi bentuk sebelumnya, sehingga produktidak bisa terkontaminasi dari unsur enzim. Semakin banyaknya enzim yang dipunyai semakin cepat juga metabolisme yang ada di tubuh. Jadi tubuh akan bisa mendapatkan energi lebih cepat dan bisa menjalankan aktifitas lebih maksimal.

Enzim Hanya Akan Mengikat Substrat di Sisi Aktifnya Kelebihan dari enzim yang ada di tubuh kita adalah bisa membedakan beberapa jenis enzim lainnya, walaupun enzim yang ada di tubuh kita mempunyai jumlah yang mencapai ribuan.

Glikolisis

Dengan kehebatannya tersebut enzim bisa membuat enzim tidak terjadi kesalahan dalam reaksi. Enzim akan mengikat sisi aktif dari enzim sehigga tidak perlu khawatir akan terjadi suatu reaksi yang diakibatkan enzim lain.

Proses tersebut merupakan kehebatan dari proses kimia yang ada di tubuh kita. Seperti contoh metabolisme amilum yang hanya di ikat oleh enzim amilase walaupun banyak enzim yang lain. Menurunkan energi dari aktifasi Fungsi dari enzim pada metabolisme tubuh selanjutnya adalah untuk menurunkan energi aktifasi.

Saat tubuh melaukan metabolisme, dan melakukan proses tersebut maka akan mengurangi energi. Enzim sangat bereran penting di prosess ini untuk menurunkan energi aktifasi.

Saat energi turun maka metabolisme berjalan lebih baik dan juga lebih cepat.

Westlake sport rs wet

Satat itulah enzim pada proses menurunkan energi agar metabolisme bisa bekerja lebih maksimal. Enzim bekerja untuk membantu tubuh mengehemat energi.

Tahapan Glikolisis

Seperti contohnya kita memindahkan sebuah air, saat memindahkan air memakai ember maka akan lebih cepat dibandingkan dengan tangan. Ember pada perumpamaan tadi di ibaratkan sebagai sebuah enzim, oleh karena itu semakin banyak enzim bekerja, maka semakin cepat juga proses metabolisme pada tubuh.

Peran enzim di dalam metabolisme adalah untuk menghemat energi. Bisa Digunakan Berkali-kali Untuk maksud dari peran ini adalah enzim yang sudah bekerja saat melakukan proses metabolisme maka akan kembali ke bentuk semula. Untuk peran lainnya dari enzim bsa diketahui selanjutnya.


thoughts on “Enzim dalam proses glikolisis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *